24 Januari 2023
KEGIATAN KHADIMUL UMMAT HULU SUNGAI TENGAH BULAN DESEMBER 2023
KEGIATAN KHADIMUL UMMAT HULU SUNGAI TENGAH BULAN DESEMBER
Kamis, 01-12-2022
Maulid Rutinan di Markaz
Jum’at, 02-12-2022
Khidmah di Majelis Pondok pesantren Hidayatul Amin,
di Desa Batu Tangga kecamatan Batang Alai Timur
Sabtu, 03-12-2022
Khidmah di Majelis Pondok Pesantren Dhiyaul Amin,
pimpinan KH Ahmad Junaidi Pemangkih
Minggu, 04-12-2022
Khidmah di Majelis Raudatul Ulum Mubarak, pimpinan
KH Ahmad Junaidi Pemangkih Kecamatan Labuan Amas Utara
Senin, 05-12-2022
Khidmah di Majelis Nurul Muhibbin,
pimpinan KH Muhammad Bakhiet
Kamis, 06-12-2022
Khidmah Acara Tabligh Akbar bersama Ustadzt Muhammad Yanor (Guru Yanor) di Desa Bakapas Kecamatan Barabai
Jum’at, 09-12-2022
Khidmah di Majelis Pondok pesantren Hidayatul Amin,
di Desa Batu Tangga kecamatan Batang Alai Timur
Sabtu, 10-12-2022
Khidmah di Majelis Pondok Pesantren Dhiyaul Amin,
pimpinan KH Ahmad Junaidi Pemangkih
Minggu, 11-12-2022
Kebakaran di Desa Kalibaru
Minggu, 11-12-2022
Khidmah di Majelis Raudatul Ulum Mubarak, pimpinan
KH Ahmad Junaidi Pemangkih Kecamatan Labuan Amas Utara
Senin, 12-12-2022
Khidmah di Majelis Nurul Muhibbin,
pimpinan KH Muhammad Bakhiet
Kamis, 15-12-2022
Khidmah Acara Tabligh Akbar bersama Ustadzt Muhammad Yanor (Guru Yanor) di Desa Bakapas Kecamatan Barabai
Jum’at, 16-12-2022
Khidmah di Peresmian Mesjid Azzikra Arifin Ilham di Desa Mandingin bersama KH. Muhammad Bakhiet dan Sore bersama Habib Zien Smith (adik Habib Bahar) dari Jakarta
Jum’at, 16-12-2022
Khidmah di Majelis Pondok pesantren Hidayatul Amin, bersama Habib Ahmad Al Habsyi dari Jakarta di Desa Batu Tangga kecamatan Batang Alai Timur
Sabtu, 17-12-2022
Khidmah Acara Tabligh Akbar bersama Habib Hafidz Abdillah Al Qadri dari Martapura di Desa Limpasu Kecamatan Limpasu
Sabtu, 17-12-2022
Khidmah di Majelis Pondok Pesantren Dhiyaul Amin,
pimpinan KH Ahmad Junaidi Pemangkih
Minggu, 18-12-2022
Khidmah di Acara Tabligh Akbar bersama Habib Ahmad
Al Habsyi dari Jakarta di Desa Jamil kecamatan Labuan Amas Selatan
Minggu, 18-12-2022
Khidmah di Majelis Raudatul Ulum Mubarak, pimpinan
KH Ahmad Junaidi Pemangkih Kecamatan Labuan Amas Utara
Senin, 19-12-2022
Khidmah di Acara Tabligh Akbar bersama Habib Ahmad
Al Habsyi dari Jakarta di SMA 1 Barabai kecamatan Barabai
Senin, 19-12-2022
Khidmah di Majelis Nurul Muhibbin,
pimpinan KH Muhammad Bakhiet
Senin, 19-12-2022
Khidmah di Acara Tabligh Akbar bersama Habib Ahmad
Al Habsyi dari Jakarta di Desa Anduhum
Kecamatan Batang Alai Selatan
Selasa, 20-12-2022
Khidmah di Acara Tabligh Akbar bersama Habib Ahmad
Al Habsyi dari Jakarta di Desa Padawangan Kecamatan Barabai
Selasa, 20-12-2022
Khidmah di Acara Tabligh Akbar bersama Habib Ahmad
Al Habsyi dari Jakarta di Desa Bangkal Kecamatan Labuan Amas Selatan
Rabu, 21-12-2022
Khidmah di Acara Tabligh Akbar bersama Habib Ahmad
Al Habsyi dari Jakarta di Kampung Kadi
Selasa, 21-12-2022
Khidmah di Acara Tabligh Akbar bersama Habib Ahmad
Al Habsyi dari Jakarta di Haruyan
Rabu, 21-12-2022
Khidmah di Acara Tabligh Akbar bersama Habib Ahmad
Al Habsyi dari Jakarta di Mesjid Azzikra Mandingin
Kamis, 22-12-2022
Maulid Rutinan di Markaz
Jum’at, 23-12-2022
Khidmah di Majelis Pondok pesantren Hidayatul Amin,
di Desa Batu Tangga kecamatan Batang Alai Timur
Sabtu, 24-12-2022
Khidmah di Majelis Pondok Pesantren Dhiyaul Amin,
pimpinan KH Ahmad Junaidi Pemangkih
Sabtu, 24-12-2022
Khidmah di Acara Tabligh Akbar bersama Habib Ahmad
Al Habsyi dari Jakarta di Desa Muara Rintis
Minggu, 25-12-2022
Khidmah di Majelis Raudatul Ulum Mubarak, pimpinan
KH Ahmad Junaidi Pemangkih Kecamatan Labuan Amas Utara
Senin, 26-12-2022
Khidmah di Majelis Nurul Muhibbin,
pimpinan KH Muhammad Bakhiet
Kamis, 29-12-2022
Maulid Rutinan di Markaz
Jum’at, 30-12-2022
Khidmah di Majelis Pondok pesantren Hidayatul Amin,
di Desa Batu Tangga kecamatan Batang Alai Timur
Sabtu, 31-12-2022
Khidmah di Majelis Pondok Pesantren Dhiyaul Amin,
pimpinan KH Ahmad Junaidi Pemangkih
Sabtu, 31-12-2022
Kebakaran di Desa Ayuang Kecamatan Barabai
Barabai, Desember 2022 M
Ketua Harian Khadimul Ummat
Muhammad Edwan Ansari, S.Pd.I
Mengetahui,
Imam Khadimul Ummat
Habib Muhammad Nasir bin Usman Al Habsyi
KEGIATAN KHADIMUL UMMAT HULU SUNGAI TENGAH BULAN NOVEMBER 2022
KEGIATAN KHADIMUL UMMAT HULU SUNGAI TENGAH
Selasa, 01-11-2022
Membersihkan Sarang Tawon di Rumah Warga (permintaan tolong warga)
Rabu, 02-11-2022
Pencarian Orang tidak pulang ke Rumah di Desa Rangas Kecamatan Batang Alai Selatan
Kamis, 03-11-2022
Maulid Rutinan di Markaz
Jum’at, 04-11-2022
Khidmah di Majelis Pondok pesantren Hidayatul Amin,
di Desa Batu Tangga kecamatan Batang Alai Timur
Sabtu, 05-11-2022
Khidmah di Majelis Pondok Pesantren Dhiyaul Amin,
pimpinan KH Ahmad Junaidi Pemangkih
Minggu, 06-11-2022
Khidmah di Majelis Raudatul Ulum Mubarak, pimpinan
KH Ahmad Junaidi Pemangkih Kecamatan Labuan Amas Utara
Senin, 07-11-2022
Khidmah di Majelis Nurul Muhibbin,
pimpinan KH Muhammad Bakhiet
Senin, 07-11-2022
Pengantaran Jenazah Jamaah di Majelis Nurul Muhibbin yang meninggal Dunia ke Desa Mandingin Kecamatan Barabai
Senin, 07-11-2022
Takziah Jammah yang meninggal Dunia di Desa Mandingin Kecamatan Barabai
Kamis, 10-11-2022
Maulid Rutinan di Markaz
Jum’at, 11-11-2022
Khidmah di Majelis Pondok pesantren Hidayatul Amin,
di Desa Batu Tangga kecamatan Batang Alai Timur
Sabtu, 12-11-2022
Khidmah di Majelis Pondok Pesantren Dhiyaul Amin,
pimpinan KH Ahmad Junaidi Pemangkih
Minggu, 13-11-2022
Khidmah di Majelis Raudatul Ulum Mubarak, pimpinan
KH Ahmad Junaidi Pemangkih Kecamatan Labuan Amas Utara
Senin, 14-11-2022
Khidmah di Majelis Nurul Muhibbin,
pimpinan KH Muhammad Bakhiet
Senin, 14-11-2022
Pencarian Orang Tersesat di Limpasu
Senin, 14-11-2022
Membantu solar Mobil Mogok di Limpasu
Kamis, 17-11-2022
Penyaluran Sembako Peduli Dhuafa di Kambat Selatan dan Buntar
Kamis, 10-11-2022
Maulid Rutinan di Markaz
Jum’at, 11-11-2022
Khidmah di Majelis Pondok pesantren Hidayatul Amin,
di Desa Batu Tangga kecamatan Batang Alai Timur
Sabtu, 12-11-2022
Khidmah di Majelis Pondok Pesantren Dhiyaul Amin,
pimpinan KH Ahmad Junaidi Pemangkih
Minggu, 13-11-2022
Khidmah di Majelis Raudatul Ulum Mubarak, pimpinan
KH Ahmad Junaidi Pemangkih Kecamatan Labuan Amas Utara
Senin, 14-11-2022
Khidmah di Majelis Nurul Muhibbin,
pimpinan KH Muhammad Bakhiet
Kamis, 17-11-2022
Pengantaran Sembako untuk Dhuafa
Jum’at, 18-11-2022
Majelis Rutinan di Markaz
Jum’at, 18-11-2022
Khidmah di Majelis Pondok pesantren Hidayatul Amin,
di Desa Batu Tangga kecamatan Batang Alai Timur
Sabtu, 19-11-2022
Khidmah di Majelis Pondok Pesantren Dhiyaul Amin,
pimpinan KH Ahmad Junaidi Pemangkih
Minggu, 20-11-2022
Khidmah di Majelis Raudatul Ulum Mubarak, pimpinan
KH Ahmad Junaidi Pemangkih Kecamatan Labuan Amas Utara
Senin, 21-11-2022
Khidmah di Majelis Nurul Muhibbin Barabai,
pimpinan KH Muhammad Bakhiet
Rabu, 23-11-2022
Khidmah Acara Tabligh Akbar bersama Ustadzt Zaky Mirza dari Jakarta di Desa Bakapas Kecamatan Barabai
Kamis, 24-11-2022
Khidmah Acara Tabligh Akbar bersama Ustadzt Muhammad Yanor (Guru Yanor) di Desa Kapar, Batang Alai Selatan
Jum’at, 25-11-2022
Khidmah Acara Tabligh Akbar bersama Ustadzt Zaky Mirza dari Jakarta di Desa Telang Kecamatan Batang Alai Utara
Sabtu, 26-11-2022
Khidmah di Majelis Pondok Pesantren Dhiyaul Amin,
pimpinan KH Ahmad Junaidi Pemangkih
Minggu, 27-11-2022
Khidmah di Majelis Raudatul Ulum Mubarak, pimpinan
KH Ahmad Junaidi Pemangkih Kecamatan Labuan Amas Utara
Senin, 28-11-2022
Khidmah di Majelis Nurul Muhibbin Barabai,
pimpinan KH Muhammad Bakhiet
Barabai, November 2022 M
Ketua Harian Khadimul Ummat
Muhammad Edwan Ansari, S.Pd.I
Mengetahui,
Imam Khadimul Ummat
Habib Muhammad Nasir bin Usman Al Habsyi
Kisah Mengharukan, Ulbah bin Zaid sang Faqir yang Dermawan
Kisah Mengharukan, Ulbah bin Zaid sang Faqir yang Dermawan
Ulbah bin Zaid adalah salah seorang sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam dan dia adalah salah satu potret kedermawanan si faqir. Bagaimana si faqir dermawan? Ini adalah hal yang luar biasa. Biasanya kedermawanan berasal dari yang kaya. Ulbah bin Zaid si faqir yang sangat dermawan.
Ketika itu musim paceklik sedang melanda kota Madinah. Ekonomi kaum muslimin sedang sulit. Musim panas sedang berada di puncak. Angin musim itu juga membawa hawa panas. Debu-debu beterbangan mengotori atap-atap dan halaman rumah penduduk kota Madinah. Kulit serasa diiris, mata perih seperti diteteskan air cuka pada luka. Bagi penduduk Madinah musim panas seperti itu biasanya mereka lebih memilih untuk istirahat di rumah atau tinggal di kebun mereka sambil memetik kurma muda yang memang lagi ranum-ranumnya. Karena pohon kurma berbuah pada musim panas.
Tahun itu bertepatan dengan Tahun kesembilan Hijrah, satu bulan menjelang Ramadhan.
Bagi sahabat Rasulullah perkembangan politik Islam di Madinah sangat luar biasa karena dampak dari pengiriman surat-surat Rasulullah kepada semua Raja yang dikenal oleh bangsa Arab yang menambah panas keadaan baginya. Karena kalangan sahabat sudah tersebar berita akan persiapan bala tentara Romawi sebagai negara yang terbesar saat itu. Sebagai tindak lanjut dari Perang Mut’ah yang sangat terkenal itu, Romawi tidak puas dengan hasil yang mereka peroleh pada peperangan tersebut apalagi dia adalah peperangan Arab melawan Romawi atau yang kita kenal dengan Perang Tabuk.
Di sinilah kisah Ulbah bin Zaid. Dia diselipkan oleh sejarah di dalam sejarah perang Tabuk. Peperangan bagi orang Arab pertama kali melawan Romawi.
Kali ini Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam mengabarkan kepada para sahabat tentang tujuan dan rencana untuk melaksanakan peperangan di daerah Tabuk, sebuah daerah yang sangat jauh bagi bangsa Arab pada saat itu. Mendengar adanya seruan jihad ini maka kaum muslimin berbondong-bondong datang memenuhi kota Madinah dari seluruh pelosok negeri. Bagaimana pula mereka tidak berjihad di jalan Allah sedangkan Gerbang Syurga yang seluas langit dan bumi akan dibukakan untuknya. Rasulullah mengajak para dermawan untuk menginfakkan harta mereka guna bekal bagi pasukan yang akan berangkat menuju medan perang. Peristiwa ini dikenal dengan Jaisyul ‘Usroh.
Ulbah bin Zaid berasal dari suku Anshor dari kabilah Aus, ia adalah seorang yang fakir dan tidak memiliki harta benda untuk diinfakkan guna mendukung pasukan yang akan pergi berperang. Ia hanya dapat menyaksikan kesibukan kaum muslimin dalam mempersiapkan kelengkapan perang. Semua orang telah melengkapi dirinya dengan perlengkapan perang seperti baju besi, pedang, panah, tombak, unta, kuda dan lain lain. Ia menyaksikan semua itu dengan kesedihan yang mendalam, karena ia tidak memiliki uang sepeserpun untuk membeli peralatan perang tersebut.
Pagi itu, setelah sholat subuh, ia mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam bersabda : “Barang siapa yang mempersiapkan Jaisyul ‘Usroh, untuknya surga”. Panas dingin rasa badannya mendengar sabda Nabi itu, apalagi dalam peperangan ini Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam tidak menerima mujahid kecuali mereka yang memiliki kendaraan dan kelengkapan perang.
Ulbah juga melihat ketika Rasulullah duduk di Kota Madinah di Masjid Nabawi. Ulbah meliha Rasulullah duduk dikelilingi para sahabat. Tiba-tiba Abu Bakar datang sambil membawa uang sebanyak 4000 dirham, lalu beliau serahkan kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam guna keperluan perang. Melihat uang sebanyak itu maka Rasulullah bertanya kepada Abu Bakar : “Apa yang engkau sisakan kepada keluargamu?” Abu Bakar menjawab : “Aku tinggalkan Allah beserta RasulNya”. Untuk itu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam berkata: “Tidak ada harta yang bermanfaat bagiku seperti harta Abu Bakar.” Umar datang dengan membawa setengah hartanya. Usman membawa 1000 dinar dan menyerahkannya kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam. Lalu Beliau mengaduk aduknya seraya berkata : “Tidak ada yang membahayakan Usman dengan apa yang dia perbuat setelah ini.” Abdurrahman bin auf membawa 200 uqiyah perak, dan disusul oleh para sahabat yang lain masing masing dengan membawa hartanya.
Para sahabat yang bukan dari golongan berada juga datang berinfak dengan apa yang mereka miliki. Ashim bin Adi membawa 90 wasaq dari kurma kebunnya, sebagian lagi ada yang membawa dua mud bahkan ada yang hanya satu mud (sebanyak dua telapak tangan orang dewasa). Semua kaum muslimin datang berinfak, kecuali para munafiqin.
Melihat hal itu, pulanglah Ulbah dengan membawa kesedihannya. Sampai larut malam ia tidak bisa tidur memikirkan dirinya yang tidak dapat berinfak dan membeli peralatan perang seperti para sahabat lakukan. Dia hanya mebolak-balikkan badannya di atas tikarnya yang lusuh. Selintas timbul dalam fikirannya untuk mengurangi kegundahan hati. Maka ia pun berwudhu lalu melaksanakan sholat. Kemudian ia pun menangis, menumpahkan semua kesedihannya kepada Dzat yang memiliki isi langit dan bumi. Lalu ia berdoa sambil mengangkat kedua tangannya: “ Ya Allah, Engkau memerintahkan berjihad, sedangkan Engkau tidak memberikan aku sesuatu yang dapat aku bawa berjihad bersama RasulMu, dan Engkau tidak memberikan di tangan RasulMu sesuatu yang dapat membawaku berangkat. Maka saksikanlah bahwa sesungguhnya aku telah bersedekah kepada setiap muslim dari semua perbuatan zholim mereka terhadap diriku dari perkara harta, raga atau kehormatan.”
Doa itu ia ucapkan berulang ulang kali seakan akan ia berkata : “Ya Allah, tidak ada yang dapat aku infakkan sebagaimana yang lainnya telah berinfak. Seandainya aku memiliki seperti yang mereka punya, aku akan lakukan untukMu, demi jihad di jalanMu. Yang aku punya hanya kehormatan, kalau Engkau bisa menerimanya, maka saksikanlah bahwa semua kehormatanku telah aku sedekahkan malam ini untukMu!”.
Subhanallah, alangkah jernihnya doa tersebut keluar dari seseorang yang tidak punya; sebuah kedermawanan dari mereka yang disebut papa.
Pagi harinya, ia mengikuti sholat subuh berjamaah bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam. Telah ia lupakan air mata yang telah tertumpah di atas sajadah tadi malam. Tetapi Allah tidak menyia-nyiakannya, Dia khabarkan semua cerita tsb kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam melalui perantaraan Jibril.
Selesai sholat, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam bersabda: “Siapa yang tadi malam telah bersedekah? Hendaklah ia berdiri.”
Tidak ada seorangpun dari para sahabat yang berdiri, dan Ulbah pun tidak merasa bahwa ia telah bersedekah.
Lalu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wa Sallam mendekatinya dan berkata: “Bergembiralah Ulbah. Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tanganNya, sesungguhnya sedekahmu tadi malam telah ditetapkan sebagai sedekah yang diterima.”
Alangkah bahagianya Ulbah, doa yang ia panjatkan tadi malam sebenarnya adalah upaya dan usaha dari orang miskin yang tidak punya harta. Kiranya Allah mendengar rintihan dan jeritannya.
Semoga Allah merahmati Ulbah bin Zaid, dengannya kita belajar bahwa tidak selamanya memberi harus dengan materi. Disini kita dapat pelajaran bahwa dengan keterbatasan yang Allah berikan kita juga dapat berbuat untuk Islam. Ulbah bin Zaid bisa berbuat dan didengar oleh Allah, maka berbuatlah untuk Islam. Jadikanlah Ulbah bin Zaid ini Uswah (teladan). Bukankah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dalam banyak riwayat mengatakan: “ Tasbih adalah sedekah, senyum adalah sedekah, hingga suapan makanan ke mulut istri adalah sedekah, bahkan berhubungan badan dengan istri agar menjaga kehormatannya adalah sedekah.”
Permasalahannya apakah sedekah-sedekah yang seluas dan sebanyak itu diterima oleh-Nya?
Sudahkah kita niatkan semua pekerjaan kita untuk membantu agama, membuat Rasulullah senang kepada kita
Sudahkah kita usahakan ikhlas dalamnya?
Markaz Khadimul Ummat
(Januari 2023)
Editor:
Muhammad Edwan Ansari
06 Januari 2023
02 Januari 2023
Majelis Rhaudhatul Ulum Mubarak pimpinan KH Ahmad Junaidi kedatangan tamu KH Fakhruddin Nur dari Kuala Tungkal Jambi
Majelis Rhaudhatul Ulum Mubarak pimpinan KH Ahmad Junaidi kedatangan tamu KH Fakhruddin Nur dari Kuala Tungkal Jambi, Minggu 01 Januari 2023
-
ACARA HAUL GURU SEKUMPUL KE 17 DI PONDOK PESANTREN NURUL MUHIBBIN ILUNG Barabai, Peringatan Haul ke-17 Al Alimul Allamah Al Aarif Billah Sye...
-
Nama Organisasi : Khadimul Ummat Didirikan di Hulu Sungai Tengah dan berkedudukan di Hulu Sungai Tengah, dengan 11 Markaz Kecamatan dan 1 Ma...
-
Barabai, Antusias Muhibbin menyambut atau melaksanakan Haul Alimul Allamah Al Aarif Billah Syeikh KH Muhammad Zaini bin Abdul Ghani atau Gu...
-
R ibuan Muhibbin Hadiri Acara Haul Abah Guru Sekumpul Ke 17 di Halaman Mesjid Al Mubarak Mandintang Desa Sumanggi Kecamatan Batang Alai Utar...
-
Ribuan Jamaah padati Majelis Ta'lim Arraudah Pamangkih, Relawan Khadimul Ummat Ikut Bantu Sukseskan Acara Peringatan Isra Mi'raj dan...
-
Ribuan Muhibbin Hadiri Acara Haul Abah Guru Sekumpul Ke 17 di Lapangan Futsal Desa Birayang Surapati Kecamatan Batang Alai Selatan Barabai,...
-
Ribuan Warga tumpah ruah hadiri Acara Haul Abah Guru Sekumpul Ke 17 di Mesjid Al Falah Desa Abung Kecamatan Limpasu Barabai, Antusiasme Warg...
-
Barabai, Menjadi relawan bagi sebagian orang di zaman sekarang memang sangat sulit, mencari dan merekrut anggota Relawan juga sama sulitnya ...
-
Hulu Sungai Tengah - Ribuan Jamaah hadiri peresmian Pondok Pesantren (Ponpes) Qamarul Muhibbin Desa Kabang Kecamatan Limpasu, Kabupaten Hu...
-
KH MUHAMMAD BAKHIT BERIKAN TAUSIYAH DI ACARA HAUL GURU SEKUMPUL KE 17 DI LINGKUNGAN KITUN RAYA LANGGAR MUHAJIRIN DALAM PULUHAN RELAWAN KH...






































